Olah Raga Untuk Kesehatan Mental

  • Manfaat olahraga sejak dini juga akan dirasakan pada anak hingga mereka dewasa, terutama terkait dengan kekuatan dan kesehatan fisik. Gemar berolahraga membuat tubuh sehat dan memiliki imunitas baik. Apalagi kekuatan fisik sangat dibutuhkan di tengah pandemi seperti saat ini. Berikut manfaat olahraga bagi tubuh anak:

    1. Meningkatkan kepadatan tulang

    Rajin melatih kekuatan tulang dengan melakukan gerakan melompat saat berolahraga akan memberikan manfaat positif bagi tulang. Anak yang rajin beraktivitas fisik cenderung terhindar osteoporosis saat dewasa. Tunjang kesehatan tulang anak dengan rutin memberikan susu setiap harinya.

    2. Mencegah obesitas

    Anak chubby memang membuat semua orang gemas kepadanya. Tapi, Anda harus berhati-hati dengan memastikan kenaikan berat badan anak tidak melebih chart ideal. Olahraga anak secara rutin dapat menurunkan risiko anak terkena obesitas hingga 31%. Jangan ragu untuk selalu berkonsultasi terkait berat badan anak kepada dokter.

    3. Meningkatkan kesehatan jantung

    Rutin berolahraga terbukti berdampak positif pada kesehatan jantung anak hingga mereka dewasa. Jenis olahraga aerobik merupakan aktivitas yang paling cocok untuk melatih jantung karena dapat meningkatkan denyut jantung sehingga oksigen yang terdistribusi pun semakin banyak. Contoh olahraga aerobik adalah basket, sepeda, renang, dan sepak bola.

    4. Menguatkan otot

    Melatih kemampuan motorik kasar dan halus penting dilakukan sejak anak lahir ke dunia. Olahraga yang berfokus pada motorik akan melatih kekuatan otot dan meningkatkan kemampuan koordinasi. Kecakapan motorik anak menjadi salah satu tolok ukur tumbuh kembang mereka, sehingga jika Anda melihat tanda-tanda keterlambatan segeralah berkonsultasi ke dokter.

    5. Meningkatkan kemampuan kognitif dan memori

    Kecerdasan anak tidak semata-mata didapat dengan tekun belajar, tapi juga bisa dengan berolahraga. Anak gemar olahraga memiliki aktivitas otak bagian prefrontal, bagian yang bertanggung jawab akan kognitif, yang lebih aktif. Akibatnya anak dapat dengan mudah berkonsentrasi dan mengingat sesuatu.

    Olahraga juga menyebabkan aliran darah ke otak semakin lancar, sehingga kemampuan menyimpan memori pun akan menjadi lebih baik. Jika perlu, Anda bisa membekali anak dengan berbagai suplemen yang membantu mengoptimalkan tumbuh kembang otak. Meskipun Anda bisa mendapatkan obat ini dengan baik di pasaran, tapi lebih baik untuk diskusikan dengan dokter untuk menyesuaikan dengan kebutuhan anak.

    Supaya anak  enggan menjalani olahraga, Anda bisa memulainya dengan mengajak ia diskusi mengenai manfaat yang dapat dirasakan oleh tubuh. Libatkan anak dalam memilih aktivitas, menyusun jadwal, dan melakukan persiapan sehingga mereka akan merasa dihargai. Tidak hanya itu, anak juga menantikan waktu berolahraga karena akan melakukan kegiatan yang disukainya. Penting untuk diingat bahwa anak-anak pasti akan merasa jenuh di tengah jalan dengan rutinitas barunya. Tugas Anda di sini adalah memastikan bahwa anak dapat mengatasi rasa bosan dengan baik sehingga mereka menjadi anak yang gemar olahraga. 

     

    Source :https://www.farmaku.com/