Waspada Biang Keringat pada Si Kecil & Jenisnya!
Ibu & Ayah, pernah nggak si kecil tiba-tiba rewel, sering menggaruk-garuk tubuhnya, dan saat diperiksa ternyata ada bintik-bintik merah di kulit? Bisa jadi itu biang keringat. Meski terdengar sepele, biang keringat yang tidak ditangani dengan benar bisa bikin si kecil nangis semalaman karena gatal dan tidak nyaman. Yuk, kenali lebih dalam!
Apa Itu Biang Keringat?
Biang keringat — dalam bahasa medis disebut miliaria — adalah ruam kecil di kulit yang terjadi ketika saluran keringat tersumbat. Akibatnya, keringat tidak bisa keluar dengan lancar dan terperangkap di bawah kulit. Kondisi ini sangat umum terjadi pada bayi dan anak kecil karena saluran keringat mereka masih sangat kecil dan belum sempurna.
Ada tiga jenis biang keringat yang perlu Ibu & Ayah ketahui:
1. Miliaria kristalina (ringan) — Berupa gelembung bening kecil seperti titik embun di permukaan kulit. Biasanya tidak gatal dan paling sering muncul pada bayi baru lahir.
2. Miliaria rubra (paling umum) — Bintik merah kecil yang terasa gatal dan perih. Inilah jenis yang paling sering dialami bayi dan anak-anak, terutama di cuaca panas.
3. Miliaria pustulosa (perlu perhatian lebih) — Bintik yang berisi cairan putih atau kekuningan. Kondisi ini bisa disertai infeksi, jadi sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Biang keringat tidak selalu mudah dikenali, terutama pada bayi yang belum bisa mengungkapkan rasa tidak nyamannya. Berikut tanda-tanda yang perlu Ibu & Ayah perhatikan:
- Muncul bintik atau ruam merah kecil-kecil di area yang banyak berkeringat — seperti lipatan leher, punggung, dada, ketiak, dan selangkangan. Pada bayi, sering juga muncul di kepala dan dahi.
- Anak terlihat sering menggaruk, menggosok-gosokkan tubuhnya, atau tiba-tiba rewel tanpa alasan yang jelas.
- Kulit di area ruam terasa sedikit lebih hangat dari kulit di sekitarnya.
- Anak jadi susah tidur dan lebih sering menangis dari biasanya.