Manfaat Memelihara Binatang Dirumah Bagi Anak

  • Halo parents, siapa yang di rumahnya memiliki hewan peliharaan? Memiliki hewan peliharaan di rumah adalah salah satu cara bagi kita untuk belajar bertanggung jawab atau sekadar menghilangkan penat dan stres.

    Pastinya kita akan bertanya-tanya juga apakah memelihara hewan peliharaan aman untuk tumbuh kembang si kecil atau tidak. Artikel ini membahas tentang 5 manfaat hewan peliharaan bagi tumbuh kembang anak.

    Anda juga merasakan pastinya bagaimana perasaan anda jika bersama hewan peliharaan, hal tersebut bisa sedikit menghilangkan stres dan penat yang kita rasakan. Menurut penelitian dari Nancy, dkk (2015) keluarga yang memiliki binatang peliharaan cenderung tingkat stresnya tidak terlalu tinggi dan juga dapat menghilangkan stres.

    Sebenarnya para antropologi sekarang ini sudah mulai mencari bagaimana bentuk budaya manusia ada dahulu kala yang berhubungan dengan hewan peliharaan. Prof. Timothy Ingold (dalam laporan wawancara Lukas Rainhard Sitohang, 27 Juli 2018) manusia sudah berhubungan dengan hewan peliharaan sejak dahulu kala dengan berbagai sikap dan perilaku yang berbeda sesuai dengan kebudayaannya. Hal tersebut termasuk hewan peliharaan yang tinggal bersama di dalam rumah seperti beberapa jenis tikus, anjing, kucing, atau beberapa jenis burung.

    Hal di atas berarti menjelaskan bahwa peliharaan yang ada di dalam rumah juga memiliki beberapa peran untuk manusia. Ada yang dijadikan untuk menghibur, penjaga, atau dijadikan seperti anak sendiri. Cara untuk memperlakukan hewan peliharaan ditentukan sesuai dengan apa yang dimengerti di lingkungan masyarakatnya. Anda menganggap hewan peliharaan seperti apa hayo? Pasti jawabannya berbeda-beda.

    Sebenarnya banyak sekali yang bisa diberikan hewan peliharaan dalam tumbuh dan kembang anak. Peran hewan peliharaan dapat berperan sebagai berikut:

     

    1. Mengajarkan rasa tanggung jawab

    Memiliki hewan peliharaan adalah tanggung jawab yang besar begitu pula dengan anak-anak kita. Anak-anak akhirnya belajar untuk bertanggung jawab terhadap apa yang dimilikinya dan terhadap teman bermainnya. Anak akan diajarkan bagaimana membuat hewan peliharaanya senang, bertanggung jawab memberi makan, bertanggung jawab merawat mereka.

     

    2. Mengajarkan rasa penyayang sesama makhluk hidup, empati, dan toleransi

    Anak-anak diajarkan bagaimana caranya dapat bersama-sama hidup dengan makhluk hidup lainnya tanpa menyakiti. Interaksi dengan hewan peliharaan mengajarkan bagaimana caranya untuk berkomunikasi di lingkungan sosial nantinya. Menyayangi binatang peliharaannya sama dengan menyayangi teman. Nilai-nilai menyayangi dan mengasihi makhluk hidup lainnya akan tumbuh bersama dengan putra dan putri kita. Ketika anak anak sudah memahami bahwa makhluk hidup harus dijaga dan dicintai maka nilai-nilai sosial terhadap manusia pun bisa lebih mudah diterima (Paul, 1996).Hewan peliharaan yang tinggal bersama dengan kita di dalam rumah dapat menumbuhkan rasa empati kepada anak. Anak-anak tentunya merasa dicintai dan mencintai apa yang ada dan yang dimilikinya. Anak-anak belajar bagaimana memperlakukan orang lain sebaik mungkin seperti apa yang dilakukan oleh peliharaan terhadap manusia.

     

    3. Ikut dalam proses pembelajaran anak

    Selain untuk menghilangkan stres dan penat yang kita bawa dari luar rumah binatang peliharaan juga bisa membantu si kecil loh parents. Dalam penelitian Nancy (2015) hewan peliharaan terutama anjing dan anak-anak memiliki sejarah yang sangat panjang namun, penelitian baru mulai memeriksa secara empiris manfaat potensi dari interaksi tersebut. Menurutnya hewan peliharaan telah terlibat dalam pengaturan pendidikan dan pembelajaran bagi anak. Mengajari bagaimana berinteraksi, bermain bersama, mengajari menjadi manusia yang ceria, dan banyak lagi.

     

    4. Menurunkan stres pada anak

    Mengusap, menepuk, dan bermain dengan hewan peliharaan akan menurunkan tingkat stres yang ada. Hal ini tidak hanya pada orang dewasa namun, kepada anak-anak juga. Kita selaku orang dewasa menumpahkan hiruk pikuk yang kita temui di luar dengan tingkah laku yang lucu dari hewan peliharaan di rumah. Begitu pula dengan anak-anak dengan kegiatannya di luar rumah yang akan mendapatkan teman bermain lagi di dalam rumah.


    5. Keluarga dengan hewan peliharaan di rumah cenderung memiliki bayi yang sehat

    Keluarga yang memiliki hewan peliharaan di rumah terutama anjing dalam penelitian yang dilakukan oleh University of Alberta di Amerika Serikat mengatakan bahwa para bayi yang dilahirkan akan sehat.Para peneliti menemukan hal itu setelah mengamati 746 bayi dan sang Ibu antara tahun 2009 hingga tahun 2012, dengan memeriksa kesehatan kan hasil bayi-bayi yang dilahirkan oleh Ibu yang memiliki hewan peliharaan di rumah memiliki kekebalan tubuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak memiliki peliharaan di rumah (Megan, dkk, 2013).

    Parents, kita pasti berfikir ketika kita memiliki hewan peliharaan di rumah apakah berbahaya atau tidak untuk anak-anak dalam segi kesehatan. Parents tak perlu khawatir dengan keberadaan hewan peliharaan yang ada di rumah ketika memiliki anak-anak di rumah.

    Hal yang harus dilakukan oleh parents di rumah ketika memiliki peliharaan adalah menjaga kebersihan tempat tinggal. Parents harus membersihkan dengan rutin tempat yang sering dilalui oleh binatang peliharaan parents semua. Lebih penting lagi hal yang parents lakukan adalah harus rutin membersihkan peliharaan yang ada di rumah entah dengan memandikan, menghilangkan bulu dengan disisir, hingga kebersihan kebersihan yang lainnya. Jadi hal yang terpenting dalam pemeliharaan hewan ketika memiliki anak-anak di rumah adalah kebersihan. Sebenarnya itu semua adalah tanggung jawab sebagai pemilik peliharaan. Baik pemilik yang memiliki anak ataupun pemilik yang belum memiliki anak.

     

    Source : https://www.ruangguru.com/